Beranda / Nasional / FPPI SUMUT DESAK KAPOLDA COPOT KAPOLRES SIMALUNGUN DAN BERANTAS MAFIA HINGGA KE AKAR!.

FPPI SUMUT DESAK KAPOLDA COPOT KAPOLRES SIMALUNGUN DAN BERANTAS MAFIA HINGGA KE AKAR!.

 

Hastagline.id,MEDAN, 24 JUNI 2026 –

Forum Pemuda Pejuang Indonesia (FPPI) Sumatera Utara akan melaksanakan aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapoldasu).
Ini dipicu akibat semakin maraknya praktik perjudian di wilayah hukum Kabupaten Simalungun yang diduga kuat terjadi akibat adanya pembiaran dan lemahnya penegakan hukum oleh otoritas kepolisian setempat.

Berdasarkan investigasi lapangan dan laporan masyarakat, praktik judi jenis Togel (Toto Gelap) dan Tembak Ikan telah merambah hingga ke pelosok desa, merusak sendi-sendi ekonomi rakyat, serta menghancurkan moral generasi muda. dan bahkan ada Oknum yang diduga sebagai pemilik judi tersebut.Titik-titik perjudian yang mencolok terpantau beroperasi secara vulgar di wilayah Tanah Jawa, Bandar Siantar, Perdagangan, Hutabayu, Baja Dolok, Silaumaria, Tanjung Pasir, Saribu Dolok, hingga Silou Kahean.

Koordinator Aksi FPPI Sumut menyatakan bahwa kehadiran judi di wilayah-wilayah tersebut bukan lagi sekadar isu, melainkan fakta kasatmata yang seolah-olah mendapat “restu” karena tidak adanya tindakan tegas dari Polres Simalungun.

“Kami melihat ada anomali penegakan hukum. Bagaimana mungkin praktik judi yang masif dan terstruktur di wilayah Simalungun bisa luput dari pantauan aparat? Kami menduga kuat ada praktik pembiaran yang sistematis. Oleh karena itu, kepemimpinan Kapolres dan Kasat Reskrim Simalungun layak dipertanyakan dan segera dievaluasi demi marwah institusi Polri,” ucap kordinator aksi kepada media.

Dalam aksinya nanti, FPPI Sumatera Utara menyampaikan LIMA TUNTUTAN UTAMA:

1. Mendesak Kapolda Sumatera Utara untuk segera menurunkan Tim Khusus (Timsus) ke Kabupaten Simalungun guna memberantas seluruh titik perjudian Togel dan Tembak Ikan tanpa tebang pilih.
2. Mendesak Kapolda Sumatera Utara membentuk tim investigasi internal untuk menyelidiki dan menindak tegas oknum-oknum di jajaran Polres Simalungun yang diduga menjadi “back-up” atau pelindung operasional mafia judi.
3. Meminta Kapolda Sumatera Utara untuk memerintahkan penangkapan, pemenjaraan, serta melakukan penyitaan aset (miskinkan) terhadap para bandar besar/bos judi yang selama ini menyengsarakan rakyat Simalungun.
4. Menuntut Kapolda Sumatera Utara untuk segera mengevaluasi dan mencopot Kapolres Simalungun serta Kasat Reskrim Simalungun karena dianggap gagal dan tidak bernyali dalam menjalankan instruksi Kapolri terkait pemberantasan segala bentuk perjudian.
5. Meminta Pangdam I/Bukit Barisan untuk melakukan pengawasan ketat dan menindak tegas oknum anggota TNI jika ditemukan bukti keterlibatan dalam mengelola atau membentengi bisnis haram perjudian tersebut, guna menjaga soliditas dan integritas TNI-Polri di mata masyarakat.

FPPI Sumatera Utara menegaskan bahwa Kami tidak akan mundur selangkah pun hingga Simalungun bersih dari praktik perjudian yang merusak tatanan sosial. Kami menanti langkah nyata dari Bapak Kapolda Sumatera Utara dalam waktu 3×24 jam untuk membersihkan institusi dan wilayah Simalungun dari cengkeraman mafia judi.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *