Beranda / Nasional / Meminta Keadilan,Keluarga Korban Penganiayaan,Mendesak Kapolda Sumut Turun Tangan Dalam Masalah Pengeroyokan Berujung Kematian .

Meminta Keadilan,Keluarga Korban Penganiayaan,Mendesak Kapolda Sumut Turun Tangan Dalam Masalah Pengeroyokan Berujung Kematian .

 

Hastagline.id,PEMATANG SIANTAR –

Sebuah tragedi memilukan yang merenggut nyawa seorang pemuda di Pematang Siantar kini menjadi sorotan publik. Pihak keluarga korban, yang diwakili oleh Tina Malau, mendesak pihak kepolisian, khususnya Kapolres Pematang Siantar, untuk segera melakukan penindakan hukum yang adil dan transparan atas kasus penganiayaan brutal yang menimpa anggota keluarga mereka.

Dalam video yang kini viral dan tersebar luas di media sosial, terekam jelas detik-detik aksi kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang diduga kuat merupakan anggota organisasi masyarakat (ormas) IPK Pematang Siantar. Video tersebut menjadi bukti otentik yang menunjukkan wajah-wajah pelaku serta kebrutalan tindakan yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban.

“Kami memiliki bukti rekaman video yang sangat jelas memperlihatkan siapa saja pelakunya. Terlihat setidaknya enam orang masuk ke dalam mobil milik ormas tersebut saat kejadian. Namun, mengapa sejauh ini baru tiga orang yang ditahan? Ada apa dengan penanganan kasus ini?” ujar Tina Malau dengan penuh rasa kecewa.

Keluarga korban menyoroti adanya kejanggalan dalam proses hukum yang berjalan. Mereka menilai penanganan pihak kepolisian saat ini belum memberikan rasa keadilan yang utuh, mengingat masih banyak pelaku lain yang terekam dalam video namun belum tersentuh proses hukum. lalu Keluarga Korban Juga Meminta Kapolda Sumatera Utara Segera Turun Tangan Terhadap Kasus pengeroyokan Anak mereka yang berujung Kematian .

Tuntutan Keluarga Korban
Merespons lambatnya perkembangan kasus ini, keluarga korban secara tegas menyampaikan beberapa poin tuntutan:
Transparansi Penyidikan: Mendesak Kapolres Pematang Siantar untuk segera membuka hasil penyidikan secara transparan kepada publik dan keluarga korban.

Penangkapan Seluruh Pelaku: Meminta kepolisian untuk menangkap seluruh pihak yang terlibat dalam pengeroyokan brutal tersebut, bukan hanya tiga orang yang telah ditahan.

Pelimpahan Kasus: Jika Polres Pematang Siantar merasa kewalahan atau mengalami kendala dalam mengungkap kasus ini, keluarga mendesak agar kasus segera dilimpahkan ke Polda Sumatera Utara demi memastikan keadilan hukum dapat ditegakkan.

 

Serta Menuntut Kapolda Sumatera Utara Segera Ambil Alih Kasus yang telah berlarut – larut ini,karena ini adalah tindakan yang  tidak peri kemanusiaan,membuat Korban sampai berujung kematian di keroyok .

“Kami meminta Ibu Kapolres Pematang Siantar yang kami hormati untuk tidak diam. Kami tidak akan berhenti menuntut keadilan hingga seluruh pihak yang membunuh adik kami mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum,Serta Kami minta bapak Kapolda Sumatera Utara Turun Tangan Untuk kasus ini,kami meminta keadialan pak ” tegas Tina Malau.

Keluarga korban juga memohon dukungan dari seluruh masyarakat dan warganet agar video tersebut terus dibagikan. Harapan besar ditumpukan kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto agar memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini, guna memastikan institusi kepolisian tetap berjalan sesuai semangat presisi dan keadilan bagi rakyat kecil.

Publik kini menanti langkah konkret dari aparat penegak hukum. Kasus ini bukan sekadar insiden biasa, melainkan ujian bagi integritas penegakan hukum di wilayah Pematang Siantar.(Tim)

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *